manajemen waktu
MANAJEMEN WAKTU SEBAGAI BAROMETER KEMAJUAN SEBUAH
ORGANISASI
Menjadi
suatu hal yang sangat penting bilamana sebuah organisasi mempunyai alokasi
waktu yang telah di rancang sedemikian rupa di dalam program kerja ataupun
dalam sebuah acara, manajemen waktu yang baik dan tepat merupakan indikasi
organisasi itu memiliki kemajuan yang terukur setiap tahunnya atau bahkan
setiap harinya. Manajemen waktu yang tertata dengan seluruh kegiatan yang telah
di programkan akan menuai sebuah hasil yang akan nampak pada setiap individu
yang berada pada payung organisasi itu. Andai kata organisasi itu melakukan
sebuah proses pendidikan serta pengkaderan dengan waktu yang telah di
programkan, kendatipun program itu tidak terlalu berpengaruh terhadap setiap
individu, maka mesti akan menghasilkan individu-individu yang berkualitas.
Pasalnya setiap program yang di laksanakan dengan ketentuan waktu yang terukur
maka wajib hukumnya program organisasi itu akan mencapai goals atau target.
Tidak peduli seberapa berpengaruh program kerja yang di rancang
oleh sebuah organisasi, tidak peduli seberapa banyak kuantitas sebuah
organisasi, yang terpenitng waktu yang tepat dan akurat serta di hargai dengan
baik maka sudah tentu program yang telah di rencang akan mencapai goals. Baik
itu program yang di buat pada putaran waktu 360 hari, atau 30 hari, atau 7
hari, atau 24 jam, atau bahkan 60 menit. Intinya program harus tetap berjalan
dengan periodik dan berjenjang.
1.400 tahun silam al-Quran telah menjelaskan secara general perihal
waktu. Allah swt. telah berjanji demi masa, dan jauh sebelum peradaban yang
serba kontan ini Rasulullah telah mengajarkan pentingnya menghargai waktu.
Menjadi suatu hal yang mustahil menuai kemajuan bagi organisasi bilamana
organisasi tidak mengahargai waktu. Maka pantaslah kemudian jika manajemen
waktu menjadi barometer kemajuan organisasi.
Artinya organisasi dapat di lihat skala kemajuan secara kualitas hanya dari
segi waktu dan program yang terlaksana.


Komentar