resensi buku

 

Resensi buku “LEMBAGA BUDI” karya HAMKA

Oleh : Mohammad Ahlun Nazori

Tegak rumah karena sendi

Runtuh budi rumah binasa

Sendi bangsa ialah budi

Runtuh budi runtuhlah bangsa

Bahasa khas dari seorang ulama sekaligus sastrawan yang di bubuhkan di dalam kertas berhalaman 206 halaman ini adalah karya dengan penuh niali-nilai luhur bangsa dan khususnya pribadi muslim, selain itu pengalaman penulis yang di cantumkan pada halaman-halaman terakhir buku akan memberikan wejangan yang dapat di jadikan pelajaran dan nasihat bagi umat. Pengalaman sejarawan sekaligus cendikiawan seperti Hamka tidaklah sama seperti kita, pengalaman seperti itu, membawa para pembacanya untuk selalu belajar dari tiap sisi kehidupan.

Gaya bahasa yang halus kemudian dibungkus dengan bahasa rumpun melayu ini menjadi solusi bagi pembacanya dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Orang yang  buruk budi, yang selalu bersifat syak wasangka, yang selalu resah menjalani hidup, dan  orang-orang pemalas seperti kita agar kiranya dapat mengambil ibrah dari tulisan ulama ini. Tidaklah pada tiap halaman buku ini menggambarkan sisi kehidupan melainkan segala aktivitas kehidupan kita sudah jauh menyimpang dari yang semestinya.

Penjelasan yang runut, dari pembahasan budi seorang saudagar sampai pada budi dan akhlak seorang sekretaris Negara telah menjadikan buku ini sangat relevan untuk seorang pekerja dan pebisnis. Pada beberapa bab dalam buku ini, di cantumkan wasiat orang-orang terdahulu perihal bermuamalah, bagaimana seharusnya pedagang memposisikan diri dan bagaimana ia harus mengatur bisnisnya (pada era sekarang, bisa kita sebut strategi bisnis), atau bagaimana seharusnya para penulis menuntun penanya pada kebajikan atau bagaimana seharusnya  orang yang memegang kendali pemerintahan. Semuanya telah di jelaskan secara ditail dan penuh hikmah oleh Frof. Dr. Hamka. Lebihnya lagi beberapa wasiat para ulama terdahulu tentang mereka yang berprofesi sebagai guru akan lebih mewarnai buku ini sebagai bahan dasar bagi dunia pendidikan sekarang ini.

 

 

Komentar

Postingan Populer