bangun kebiasaan baru

 


“setiap perkara yang di ulang-ulang, akan terpahat kukuh di hati sanubari”



Demikianlah kaidah yang sering digunakan para cerdik cendikia. Segala sesuatu yang sifatnya continue akan mendarah daging dengan sendirinya. Kebiasaan membaca minimal 10 menit sehari akan menjadi aktivitas yang wajib kedepannya. Tidak perlu dipaksakan, hanya butuh kebiasaan kecil seperti itu. Perkara bangun untuk shalat shubuh pada awal waktu yang di ulang-ulang akan menjadi rutinitas yang tidak bisa dilepaskan. Menegaskan kembali, segala hal-ihwal yang dilakukan secara berulang-ulang akan terpatri di hati sanubari. Maka kemudian janganlah heran, pemuda yang masih berada pada lingkaran lajang yang bisa jatuh hati kepada sesorang lantaran selalu bersama setiap masa. Selalu bersama itulah yang menimbulkan rasa empati yang terpahat dalam hati, sesuai dengan kaidah “setiap perkara yang di ulang-ulang, akan terpahat kukuh di hati sanubari”.

 Ramai orang mengatakan “cinta lahir dari dua insan yang selalu bersama dimana dan kapanpun”, hari ini saya setuju dan membetulkan perkataan sumbang itu, pasalnya banyak literatur dan kisah-kisan roman yang menggambarkan hal tersebut, terlebih lagi kaidah yang digunakan oleh para cendikiawan tersebut. Kuliah yang digeluti setiap hari oleh kita tanpa kita sadari suatu saat jika tidak masuk kuliah pada jadwal yang biasa, kita akan merasakakn betul kehilangan atau ada sesuatu yang belum lengkap. Untuk itu saya mengajak kepada semua mahasiswa, pemuda dan yang masih remaja yang membaca tulisan ini untuk selalu membangun perkara-perkara yang positif setiap saat dan berulang-ulang. Menulis setiap hari 1 halaman atau setengah lembar setiap hari tanpa menimbang kualitas tulisan, jika dilakukan secara berulang-ulang akan menjadi bagian penting dalam hidup yang kemudian tidak bisa di tinggalkan dkarenakan kebiasaan tersebut terpahat di hati sanubari. Demikianlah yang dapat al-Fakir ini jelaskan kepada kita semua. Semoga dengan kaidah ini, kita bisa membangun kebiasaan dan aktivitas postif secara berulang-ulang. Akhir kata Jazakllau khoironkatsir.

 

Komentar

Postingan Populer