Kado untuk Madrasah NWDI


 

Bila darah mu belum bercucuran membela kemerdekaan bangsa, lihatlah Madrasah NWDI sedia kala mengeluarkan tetesan darah untuk kemerdekaan.
Bila keuangan dan materimu tidak pernah cair untuk membeli kemerdekaan NKRI, tengoklah Madrasah NWDI senantiasa memberikan modal dalam mendulang kemerdekaan bangsa. Melalui organisasinya "Nahdlatul Wathan" senantiasa memiliki komitmen dalam mengentaskan kemiskinan sampai pelosok Negeri.
Bila pikiranmu tidak pernah terkuras untuk meraih kemerdekaan ini, cobalah merenung bagaimana konsep Madrasah NWDI dalam memerdekakan Bangsa dan Negara ini dari penjajah.
Bila Jiwamu tidak pernah merasakan lelah dalam memperjuangkan hak segala bangsa, perhatikanlah Madrasah NWDI yang selalu memberikan semangat juangnya melalui kader-kadernya yang agamis lagi intelektual.
Wadah yang berdiri di tengah-tengah kolonialisme ini seolah-olah seperti rahim ibu. Merawat kader dengan kasih serta sayangnya yang melimpah ruah. Di tengah penjajahan pula, Madrasah menjadi tumpuan harapan kemerdekaan bagi para pemuda sasak.
-
87 tahun silam, M. Zainuddin Abdul Majid(pahlawan Nasional asal NTB) meresmikan berdirinya madrasah tersebut pada tanggal 15 Jumadil Akhir 1356 H/22 Agustus 1936. Dengan berkat dan ke karomahan pendirinya jualah Madrasah ini mencetak para murid-muridnya yang handal lagi loyalis  dalam membela teguh keislaman dan keindonesiaan. Kemerdekaan Bangsa Indonesia sudah mulai digalakkan oleh pemuda Sasak dari daerah Sunda kecil yang diinisiasi oleh M. Zainuddin Abdul Madjid. Dari hasil didikan beliau tersebut, mengalir darah juang ke setiap muridnya yang tak pernah putus dalam menegakan panji agama dan memegang teguh nilai pancasila.
-
Demikianlah gambaran umum bagaimana Madrasah NWDI menjadi sebuah laboratorium untuk mencetak generasi-generasi yang nasionalis dan agamis.
Kini, usianya 87 tahun, sudah bukan berumur biji jagung. Namun kiprahnya cukup cemerlang di Nusa Tenggara Barat dan Indonesia pada umumnya. Pilar-pilar kemegahan Madrasah tidak pernah lekang diingatan para abiturien dan pecinta Maulana Hamzanwadi.
Lebih dari itu, penulis mengajak semua pembaca untuk memberikan kado dan hadiah terindah untuk Madrasah NWDI dengan cara menyebarluaskan Nahdlatul Wathan hingga pelosok Negeri. Jikapun hal demikian tidak bisa dilakukan, maka lakukanlah apapun yang bisa dilakukan untuk menjunjung tinggi kemajuan NWDI, NBDI dan NW.
-
Berumur panjanglah Madrasah NWDI
Berumur panjang jualah kebaikan dan kebijaksanaan.
Berumur panjang jualah semangat yang senantiasa berkobar untuk agama dan bangsa.
-
Selamat Hari Ulang Tahun Madrasah NWDI yang ke 87 tahun.


Komentar

Postingan Populer