Khazanah Peradaban (sumbangan Islam pada Eropa)
-
Tulisan ini tidak berbicara bagaimana cara Islam menaklukkannya dikarenakan terlalu panjang, jika berkesempatan penulis akan menjelaskannya secara terpisah pada tulisan selanjutnya. (silakan baca sejarah penaklukan Andalusia).
Tulisan ini mengajak para pembaca untuk menerawang lebih jauh kegemilangan Andalusia yang dibangun di atas pilar-pilar agama Islam.
-
Bercorak syariat Islam, Andalusia telah memikat dunia Eropa dengan kecantikan fisik bangunan, dengan tata kelola yang tepat, dengan konsep bernegara yang tertata, dengan pusat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berharga.
Demikianlah Islam, selalu membangun kota di atas panji-panji keislaman dan di hiasi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak heran, semua wilayah yang ditaklukan oleh kaum muslim senantiasa menerapkan cinta akan ilmu pengetahuan. Karena pada dasarnya kaum muslim sadar betul, tanpa ilmu pengetahuan manusia akan selalu terpuruk dan tidak akan pernah berkembang dan mencapai kejayaan dalam bernegara dan berbangsa.
-
Andalusia, dengan kota-kotanya yang megah menawan telah menjadi penerang bagi Eropa yang masih gelap gulita. Salah satu kota yang mencapai kegemilangan di Andalusia adalah kota Cordova. Iya, kota itu hingga saat Ini masih menjadi saksi terangnya dunia Eropa lantaran Islam menjadikannya pusat peradaban . Di kota Cordova, perdagangan menggeliat pesat, perekonomian rakyat terus meningkat dari tahun ke tahun, tempat penelitian dan pengembangan sains dan teknologi di berikan posisi yang amat penting kala itu, pertukaran budaya-budaya juga mendukung akselarasi kemajuan. Belum lagi penerjemah penerjemah di masa itu memberikan andil yang besar dalam menerjemahkan karya-karya besar dari Yunani. Tersebab itulah, kota Cordova yang ada di Andalusia (Spanyol) bagai pancaran cahaya bagi dunia Eropa saat itu.
-
Lantaran kecintaan kaum Muslim akan ilmu pengetahuan lah Kota Cordova (kordoba) memilki kekayaan fisik bangunan yang memukau. Yang membuat orang-orang Eropa selalu menyanjungi keindahan bangunan cordova. Hingga UNESCO telah menetapkan Masjid Agung Cordova pada tahun 1994 sebagai salah satu situs warisan dunia yang dilindungi.
Bagiamana tidak, masjid yang di bangun tersebut dibuat begitu megah dengan batu marmer yang berwarna merah dan putih dengan tambahan lengkungan pada tiap lengkungan atasnya (lebih jelas, search "masjid agung Cordova).
Di samping itu, Istana yang dibangun oleh Abdul Rahman lll membuat orang-orang Eropa berdecak kagum melihatnya. Bahan baku istana tersebut di impor dari berbagai tempat, yakni Konstantinopel (turki), Bhagdad (Irak), Afrika Utara dan Eropa. Istana tersebut juga dilengkapi dengan 400 kamar untuk menampung raja-raja dan tamu agung dari luar kota. Di Kota Cordova pula, 700 Masjid berdiri kokoh yang membuat kota itu menjadi kota yang religius penuh dengan kedamaian dan ketentraman. Begitu pula dengan keberadaan 27 Madrasah gratis yang didirikan, dan para cendikiawan/sarjana diberikan penghargaan setinggi-tingginya.
-
Kejayaan itu telah melahirkan banyak cendikiawan-cendikiawan Muslim. Dari sana pula lah ditentukan jam air, simulasi pergerakan planet-planet dan tata surya, dan alat-alat bedah kedokteran yang sampai sekarang ini masih dijadikan sebagai rujukan kedokteran dunia barat.
-
Perputaran sejarah tidak bisa di nafikan, kejayaan dan masa keemasan Islam di Andalusia ada batasnya. Pengusiran kaum muslim oleh raja Philip telah membuat redup kembali bangsa Islam pada saat itu. Sungguh sayang, Kota yang di bangun dengan gemerlapan Ilmu pengetahuan dan teknologi sudah jatuh di tangan orang-orang Eropa. Kini, tinggallah kenangan atas kejayaan Islam dengan Ilmu pengetahuan dan teknologi nya. Sebagian ilmu-ilmu itu kini sudah banyak di adopsi dan di transfer oleh orang-orang barat.
-
Bayangkan !
Jika, Kota Cordova di Andalusia masih di pegang oleh kaum Muslimin hingga saat ini.
Tentu Islam akan menguasai geopolitik, Ekonomi, sains dan teknologi saat ini.



Komentar