Khazanah Peradaban


 Tulisan kali ini akan mengajak kalian, para pembaca untuk menjelajah dunia pada abad ke 9.


Dunia yang serba instan dan dipermudah dengan teknologi sekarang ini membuat manusia melakukan pekerjaannya dengan mudah dan tepat. Pernahkan membayangkan atau memikirkan jika map (peta elektronik) tidak ada saat sekarang ini ? atau sekedar mesin pencari, seperti google tidak ada sampai sekarang ? kebayang kan, ketika kita akan menuju suatu tempat harus capek nanya tentang jalan, atau mungkin harus bolak-balik membuka lembaran peta yang terbuat dengan kertas. Atau membuka bolak-nalik kamus Bahasa hanya untuk mengetahui arti sebuah kata saja. Gimana udah kebayang belum,? Bagaiamana susahnya hidup tanpa teknologi…

-

Kalau belum kebayang, mari kita berandai-andai lagi. Jika teknologi tidak pernah ada, setiap kali persediaan makanan kita habis, maka setiap sekali dalam sepekan atau bahkan setiap hari harus mengunjungi pasar untuk membeli persediaan makanaan. Iya, gimana enggak gitu, wong gojek, dan aplikasi lainnya yang bekerja dibidang pengantaran barang dan jasa gak bakalan ada !! dan coba bayangin lagi jika teknologi tidak pernah ada, berapa banyak daerah yang akan terisolasi dan masih primitive. Ekonomi tidak bisa berkembang, Pendidikan tidak akan pernah maju, dibidang kesehatan masih mengandalkan para dukun dalam menyembuhkan penyakit. Apalagi berbicara virus dan vaksin, atau bakteri dengan obatnya. 

Sudah kebayang belum ?

Ah, berlebihan kayaknya.. !?

Dulu ketika belum ada teknologi  sama sekali, Pendidikan tetap ada, rumah sakit zaman kuno juga ada, pasar dan ekonomi berjalan dengan lancar.

mmmm. iya juga ya. 

Tapi gini, coba bayangin lagi, penduduk bumi makin bertambah, permintaan barang dipasar makin bertambah, dukun juga mungkin akan kewalahan melayani pasiennya, dan pemimpin akan sulit mengetahui berapa banyak rakyatnya yang harus dilindungi. Dan jika sistem manual tersebut masih digunakan sampai sekarang, apa yang akan terjadi ? dengan jumlah penduduk bumi yang milyaran ini ?

Teknologi sebenernya membantu manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Saya harap pembaca sudah kebayang sih jika kita hidup tanpa teknologi. Oowiya, pembaca juga tidak akan pernah membaca tulisan ini jika teknologi media blogg tidak akan  pernah ada.

Oke, kembali ke topik. Menjelajah dunia di abad ke-9. 

Disinilah awal mulanya teknologi tersebut. awal mula terciptanya ilmu matematika yang digunakan sebagai dasar pembuatan google map, Bahasa pemerograman computer, mesin pencarian seperti google, dan lainnya. 

Semuanya dimulai ketika Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa Al Khawarizmi, memperkenalkan konsep algoritma matematika. Ia lahir pada tahun 780 Masehi di kota kecil Khawarizm. Yang kita kenal dengan nama simple “al Khawarizmi”. Dengan penemuan dan konsep algoritma nya, ia dikenal di Eropa dengan nama “Algoritm, Algorismus atau Algoritma”. Ia hidup pada masa kehilafahan Harun Ar-Rasyid yang sangat mencintai ilmu pengetahuan. Pada masa kepemimpinannya, banyak ilmuan dan cendikawan yang melahirkan karya monumental. Di Baitul Hikmah (Baghdad) pusat penlitian dibangun, pusat penerjemah di gaungkan, pusat Pendidikan di junjung tinggi. _Sejarah Ilmu pengetahuan di Bhagdad, dan golde age of Islam akan penulis bahas pada blog selanjutnya._

Al-khawarizmi dengan ilmu algoritma nya kemudian di tejemahakan oleh dunia barat dan eropa yang kemudian dijadikan dasar dalam membuat mesin pencari, salah satunya “google”. Algoritma yang diterapkan oleh google adalah sistem kompleks yang digunakan untuk mengambil data dari indeks penelusuran dan memberikan hasil dari pencarian tersebut. 

Untuk itulah teori yang dicetuskan oleh seorang cendikiawan muslim tersebut memiliki dampak yang besar bagi keberlangsungan hidup umat manusia.

Ada banyak lagi ilmu pengetahuan dan teknologi yang sekarang kita jumpai, itu semua berawal dari ilmuwan muslim yang kemudian dijadikan dasar oleh orang-orang Barat dan Eropa dalam mengembangakan teknologi canggih seperti sekarang ini. Kebayang, jika umat  Islam mengembangkan teorinya sendiri, melakukan penelitian yang mendalam dan mencintai ilmu pengetahuan, lalu bagaimana cemerlangnya dunia Islam masa kini ???


Di blogg selanjutnya InsyaAllah saya akan membahas bagaimana dampak ilmuwan muslim bagi peradaban manusia modern.


See u

Komentar

Unknown mengatakan…
Iya,,karena dulu masyarakat muslim lebih banyak yang mengedepankan dan mendalami ilmu agama dibanding ilmu teknologi dll
Unknown mengatakan…
Di tunggu kelanjutannya

Postingan Populer