Menjadi berbeda




 Setiap orang punya fokus berbeda. Baik itu dalam segi ilmunya atau pekerjaannya. 

_

Beberapa orang gemar menghitung laba dan rugi, memanajemen pengeluaran dan pemasukan. Ia gemar dalam berniaga dan ekonomi. Lalu ia menjadi seorang ekonom yang handal. 

Beberapa orang juga gemar mendengar kajian agama, tentang ke ilahian. Atau tentang rukun dan syarat sah ibadah. Ia gemar dalam ilmu agama. 

Ada juga yang ketika bercerita tentang masa lampau, tentang kerajaan-kerajaan tempo dulu, segala situasi dan kondisi suatu wilayah di zaman kuno ia ketahui, ia gemar dalam sejarah. 

Ada juga yang senang di ajak berbicara ketika yang dibicarakan tentang filsafat. Ia kulik pemikiran orang, lalu ia pelajari seluk beluknya, kemudian tahu kemana arah pemikirannya. Ia tahu logika. Maka ia gemar dengan ilmu filsafat.

Di samping logika ada pula yang gemar menghitung. Beberapa pekerjaannya selesai dengan metode hitung-hitungan. Rumus Al jabar, geometri,  algoritma, rumus tata ruang, dan rumus-rumus hitungan lainnya ia pelajari dan ia hafal. Maka dia gemar dengan ilmu matematika.

Ada juga yang ketika melihat sebuah pohon tinggi mrnjulanh ia berfikir bagaimana pohon itu tumbuh tinggi, kemudian ia pelajari betul kandungan-kandungan yang ada dalam pohon, ia pelajari lapisan epidermis, ia pelajari stomata, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan ilmu nabati dan juga hayati. Maka dia gemar dalam ilmu biologi.

Ada juga sebagian orang gemar membantu orang yang lagi sakit. Ia tahu penyakitnya dan obatnya sekaligus karena ia sendiri belajar tentang ilmu kesehatan. Ia tekuni, mikroorganisme, sel-sel darah, antibotik, organ-organ tubuh manusia secara lengkap. Maka ia gemar dalam bidang kesehatan. 

_

Ada banyak lagi orang fokus dan gemar dalam bidangnya masing-masing.  Semuanya menjadikan lingkungan yang berwarna-warni. Memiliki gradien lingkungan yang memilki panca warna keilmuan. Ibarat mesin, untuk bisa menjalankan mesin harus ada busi yang bagus, oli yang melicinkan perputaran mesin, aki yang menjalankan sistem kelistrikan, lalu tak lupa pula kabel yang menghubungkan titik-titik pada mesin. Kesemua organ tersebut sebenarnya memiliki suatu tujuan yang jelas yaitu untuk menjalankan mesin demi tujuan yang hendak dicapai. Demikianlah manusia, ada yang belajar ekonomi untuk memajukan bangsa dan negaranya agar sejahtera, lalu guru-guru ngaji tidak lagi  kelelahan karena bekerja pagi-sore hari lalu malamnya harus memaksakan diri untuk mengajari anak-anak di kampung untuk mengaji. Orang yang pandai matematika tadi ia gunakan pula dalam dunia pekerjaan untuk membangun bangsanya, untuk membangun gedung-gedung yang tinggi dengan ilmu hitung nya. Ada yang pandai pula dalam sejarah bangsanya dan bangsa orang lain sehingga ia mengajarkan pada masyarakatnya tentang pribadi bangsanya, darimana masyarakatnya dibentuk, budaya dan adatnya seperti apa, seolah-olah ia mengajarkan masyarakat untuk mengenal diri sendiri, lalu daripada itu timbul kebanggan dan cinta yang mendalam terhadap kesukuan dan kebangsaan. Setelah cinta itu timbul akan timbul juga untuk menjaga keamanan di tengah-tengah masyarakat. Demikianlah peran ahli-ahli sejarah. Disamping itu ada orang-orang yang pandai dalam agama. Segala hal ihwal, kendala dan kebingungan masyarakat dalam beribadah ia beri jawaban yang pas dan sohih. Ia telah mengantrkan masyarakatnya menjadi  orang-orang yang beriman.

Ada juga seorang yang berprofesi dokter, ia telah belajar seluk-beluk ilmu kesehatan. Kepada masyarakatnya, ia abdikan diri. Orang-orang yang sudah tua rentan, atau anak-anak yang memiliki gejala penyakit yang serius atau ringan ia obati dengan tindakan dan ilmu yang dimiliki. Kesemuanya itu berjalan Seolah-olah sebuah mesin yang mendukung satu sama lain. Tidak ada yang tidak berfungsi, baut yang sekecil jaripun sangat berguna untuk menguatkan bagian-bagian mesin. 

Demikianlah hidup, kita harus memiliki warna dan keahlian yang berbeda. Berbeda bukan berarti ada tinggi dan pendek, tapi melengkapi satu sama lain.

Tidak penting apapun agama dan sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu 

_Gus Dur,_



Komentar

Postingan Populer